Berkunjung ke Alun-alun Kidul Jogja : Menjajal Ritual Masangin

Alun alun Kidul

Alun-alun Kidul (disingkat Alkid) Jogja adalah tempat masyarakat melakukan aktivitas mereka sehari-hari termasuk acara-acara rakyat, rekreasi, jual beli, dan acara bertemu raja. Alun-alun memang biasanya dibagi menjadi dua sesuai fungsi dan letaknya. Alun-alun Lor yang terletak di sebelah utara Keraton adalah tempat berkumpulnya masyarakat berwatak ribut. Sedangkan alun-alun Kidul yang terletak di sebelah selatan Keraton dipergunakan untuk istirahat (sebagai palereman).

Alkid Jogja merupakan tempat empat aktivitas unik dilaksanakan. Selain di Jogja, belum tentu ada kegiatan seperti setonan, lomba memanah tradisional, Rampok Macan, dan Masangin.

Setonan atau acara ketangkasan berkuda biasa diadakan oleh para bangsawan dan prajurit dengan memanfaatkan luasnya tanah lapang Alkid. Sedangkan lomba memanah tradisional diadakan untuk menentukan jago-jago panahan selanjutnya. Kegiatan ini telah berlangsung dari jaman Kerajaan Mataram.

Berbeda dengan lomba panahan internasional yang dilakukan secara berdiri, jemparingan  dilakukan dengan duduk bersila. Nama jemparingan berasal dari kata jemparing yang berarti senjata panah pasukan khusus (panyutro). Pemanah harus bisa menembakkan anak panah ke sasaran 31 meter di depan pemanah sambil duduk bersila dengan posisi badan penyamping.

Lalu, ada kegiatan Rampok Macan. Kegiatan adu harimau ini terkenal pula di Kediri, Jawa Timur. Seluruh kerajaan di Jawa menyelenggarakan Rampok Macan pada masa jayanya. Populasi Harimau Jawa di tahun 1900-an menurun drastis diduga karena penyelenggaraan kegiatan ini.

Terakhir, ada Ritual Laku Masangin. Kegiatan ini berasal dari kisah sayembara raja mencari jodoh untuk putrinya. Kegiatan ‘Masuk di antara dua beringin’ ini menantang seseorang berjalan di antara ringin kurung dengan mata tertutup. Beringin kembar itu berada di tengah-tengah lapangan Alkid.

Menurut kepercayaan warga, orang yang berhasil melintasi dua beringin dengan tidak berbelok-belok akan mendapatkan keinginannya. Untuk sayembara sultan, orang yang berhasil melewati beringin itu dipercaya mempunyai hati yang bersih. Sayembara tersebut dimenangkan oleh Prabu Siliwangi yang berhasil melewati tengah-tengah ringin kurung hingga pendopo di selatan Alkid.

Pengunjung yang ingin mencoba ritual Masangin bisa menyewa penutup mata dari warga. Hal unik ini tentunya bisa menambah pengalaman para wisatawan. Berkunjung ke Alun-alun Kidul memang merupakan kegiatan yang tidak bisa begitu saja dilewatkan dari rencana perjalanan wisata ke Jogja.

No comments yet

leave a comment

*

*

*