Berkunjung ke Taman Pintar Yogyakarta : Tujuan Wisata Edukasi Terkemuka di Jogja

Taman Pintar

Taman Pintar Yogyakarta dibangun di atas lahan bekas pusat perbelanjaan di Kota Jogja. Pembangunannya dimulai pada tahun 2004 dan selesai tahun 2008 saat diresmikan oleh Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Wahana Taman Pintar ini dibangun untuk melayani wisata edukasi anak-anak.

Taman Pintar menyediakan sarana pembelajaran sains yang dapat mendukung kurikulum pendidikan. Destinasi wisata edukatif ini ingin agar generasi muda semakin mencintai ilmu pengetahuan. Meskipun tujuan utamanya adalah untuk dikunjungi pelajar, mahasiswa, dan kalangan akademisi lainnya, wahana-wahana di dalamnya bisa dinikmati semua kalangan.

Taman Pintar berlokasi di antara Gedung Agung, Taman Budaya, dan Benteng Vredeburg. Lokasi strategis ini memudahkan wisatawan untuk merancang suatu perjalanan wisata edukasi ke Jogja. Terlebih lagi, di daerah belakang Taman Pintar terdapat kawasan toko buku. Tempat-tempat umum ini menciptakan iklim akademis yang sehat bagi para pelajar dan mahasiswa.

Taman Pintar dibagi menjadi lima kategori. Masing-masing kategori diwakili oleh satu gedung. Kelima gedung disebut Gedung Oval, Gedung Kotak, Gedung Planetarium, Gedung Memorabilia, dan Gedung PAUD. Tarif dikenakan setiap pengunjung memasuki wahana di dalam gedung.

Gedung Oval berisi 10 wahana sains. Kesepuluh wahana tersebut adalah sbb.

  1. Zona Nuklir,
  2. Zona Tata Surya,
  3. Zona Cuaca, Iklim, dan Gempa,
  4. Zona Kehidupan Prasejarah,
  5. Zona Teknologi Informasi,
  6. Generator van De Graaf,
  7. Generator Pedal,
  8. Aquarium Air Tawar,
  9. Dome Area, dan
  10. Terowongan Ilusi.

Gedung Kotak berisi wahana-wahana gabungan antara sains dan teknologi berikut ini:

  1. Zona Air untuk Kebaikan Hidup,
  2. Zona Teknologi Otomotif Roda Dua,
  3. Zona Telekomunikasi,
  4. Zona Dino Adventure dan Teater 4D,
  5. Zona Standar Nasional Indonesia,
  6. Zona Microsoft,
  7. Zona Teknologi Otomotif Roda Dua,
  8. Zona Galeri Pusaka,
  9. Zona Indonesiaku,
  10. Zona Sahabat Pemberani,
  11. Zona Olahraga,
  12. Zona Tepi TV,
  13. Zona Sains,
  14. Zona Melek Gizi,
  15. Zona Sumber Daya Air,
  16. Hand of Science,
  17. Lorong Ilusi, dan

Di Gedung Planetarium, pengunjung bisa melihat benda-benda angkasa melalui proyektor digital. Proyektor tersebut mensimulasikan keadaan langit Kota Jogja ketika malam tiba. Pengunjung juga bisa menyaksikan film perjalanan manusia di Bulan.

Sementara itu, pengunjung bisa melihat foto-foto tokoh penting dan peristiwa bersejarah di Gedung Memorabilia. Semua foto disertai keterangan singkat sehingga pengunjung bisa ikut belajar sejarah. Wahana di Gedung Memorabilia dibagi menjadi tiga:

  1. Zona Sejarah Kesultanan Keraton Yogyakarta,
  2. Zona Kepustakaan Kepresidenan, dan
  3. Zona Tokoh Pendidikan.

Gedung terakhir, Gedung PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), dikhususkan untuk memfasilitasi anak-anak usia 2-7 tahun. Gedung ini hanya boleh dimasuki pengunjung usia PAUD dan orang tua atau walinya. Zona PAUD dibagi menjadi dua; Zona Barat dan Zona Timur sbb.

  1. Zona PAUD Barat
    1. Wahana sains dan teknologi
    2. Wahana religi dan budaya
    3. Ruang profesi
    4. Perpustakaan
  2. Zona PAUD Timur
    1. Ruang flora dan fauna
    2. Ruang pertunjukan
    3. Ruang petualangan
    4. Computer kids and puzzle

No comments yet

leave a comment

*

*

*